cara menjadi brand ambassador

Inilah Cara dan Tips Menjadi Brand Ambassador

cara menjadi brand ambassador – Anda mungkin bertanya-tanya apa itu duta merek. Bisa dibilang brand ambassador adalah seseorang yang memiliki peran penting dalam memasarkan brand perusahaan.

Meski tidak dianggap sebagai karyawan, semua perusahaan tetap berlomba-lomba untuk mendapatkan brand ambassador terbaik.

Pasalnya, kebutuhan akan brand ambassador terus bertambah seiring dengan jumlah pengguna media sosial.

Memang, apa itu duta merek dan mengapa perannya penting bagi merek? Juga, bisakah duta merek sama dengan influencer?

Nah, pada artikel kali ini, Glints akan mengupas tuntas tentang brand ambassador. Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Baca juga: Destinasi Tempat Liburan di Bandung

Apa Itu Brand Ambassador?

Brand Ambassador adalah seseorang yang diajak bekerja sama oleh suatu perusahaan, organisasi atau brand untuk menjadi icon atau wajah perusahaan dalam jangka waktu tertentu dan kesepakatan tertentu pula.

Orang yang diundang oleh sebuah brand cara menjadi brand ambassador adalah mereka yang dikenal masyarakat. Biasanya seseorang diberikan banyak informasi tentang produk sehingga mereka memiliki pemahaman yang baik. Selain itu, perusahaan sering meminta duta merek untuk menunjukkan kecintaan mereka pada produk mereka dan secara aktif mempresentasikan produk mereka kepada masyarakat luas.

Namun tidak semua orang berkesempatan menjadi brand ambassador, perusahaan biasanya memilih orang yang sudah terkenal, relevan dengan produknya dan memiliki citra yang baik, karena brand ambassador akan menjadi wajah dari brand atau identitasnya. Dengan demikian, brand ambassador akan dapat secara optimal mempromosikan produk atau kampanye yang dibuat oleh perusahaan.

Mengapa Anda harus menunjuk Brand Ambassador?

Di era digital dan evolusi media sosial ini, hampir setiap karyawan memiliki jaringan profesional yang cukup besar. Selain itu, banyak yang terlibat tentang perusahaan mereka, disadari atau tidak oleh para eksekutif.

98% karyawan menggunakan setidaknya satu situs jejaring sosial untuk penggunaan pribadi, di mana 50% telah memposting informasi tentang perusahaan mereka.

Di antara media sosial, email, dan layanan lainnya, karyawan B2B memiliki banyak orang untuk diajak bicara dan dengan siapa mereka memiliki hubungan dan kepercayaan.

Hubungan, kepercayaan, pengaruh: segala sesuatu yang penting.

Ini adalah mata uang bisnis: semakin Anda memercayai dan memengaruhi seseorang, semakin besar kemungkinan Anda memenangkan bisnis mereka. Inilah nilai dan peran seorang brand ambassador.

Hubungan yang dimiliki karyawan Anda dengan jaringan Anda, yang kemungkinan mencakup prospek, calon pelanggan, dan rekrutan, lebih kuat daripada hubungan apa pun antara orang-orang di jaringan Anda dan merek Anda.

Implementasi Program Duta Merek memungkinkan Anda memanfaatkan hubungan ini untuk kepentingan duta besar dan organisasi.

Siapa Yang Bisa Menjadi Brand Ambassador?

Itu tergantung pada tujuan bisnis Anda (dan program duta merek Anda), tetapi menurut pengalaman kami, setiap karyawan memiliki potensi untuk menjadi duta merek.

Staf dari penjualan, sumber daya manusia, pemasaran, komunikasi, produk, teknik, dan manajemen dapat bertindak sebagai duta yang efektif.

Berikut adalah beberapa contoh hasil yang dapat dicapai oleh karyawan di tim ini:

Perwakilan penjualan: mempersingkat siklus penjualan, menciptakan peluang baru, meningkatkan pendapatan, dan mengarahkan langsung
Sumber Daya Manusia: Tingkatkan rekrutmen dan retensi, kembangkan kumpulan bakat Anda, dan bangun merek perusahaan Anda
Pemasaran: perolehan prospek, kesadaran merek, tindakan sosial, dan lalu lintas web
Produk dan rekayasa: kepemimpinan pemikiran, pengetahuan produk
Secara umum, karyawan yang berkomunikasi secara teratur dengan orang-orang di luar organisasi adalah orang-orang yang akan mencapai hasil terbaik.

Rata-rata, mengingat sifat peran mereka (misalnya, persyaratan untuk berkomunikasi dengan orang di luar organisasi Anda), penjualan, pemasaran, dan manajemen akan memiliki jaringan profesional terbesar dan dapat menghasilkan hasil yang paling menguntungkan.

Perhatikan Sebelum Memilih Brand Ambassador

Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, Anda dapat menggunakan karyawan atau internal perusahaan Anda untuk menjadi duta merek. Namun, jika Anda ingin menggunakan brand ambassador pihak ketiga untuk meningkatkan brand awareness untuk bisnis Anda, seperti artis, influencer, atau sejenisnya, ingatlah untuk memperhatikan beberapa hal penting.

Ada beberapa orang yang tidak tepat untuk perusahaan Anda, dan memilih orang yang salah untuk mewakili merek Anda adalah kesalahan yang dapat dengan cepat menghancurkan bisnis Anda.

Jadi apa ciri-ciri utama yang harus dicari dalam seorang duta merek? Jika Anda mencari orang yang tepat untuk kampanye pemasaran duta merek Anda, berikut adalah cara menjadi brand ambassador

Baca juga: Inspirasi Liburan Terbaik

Bagaimana menjadi Brand Ambassador

Selain influencer atau KOL, brand ambassador juga menjadi salah satu bidang yang diimpikan banyak orang, apakah kamu salah satunya? Tapi bagaimana Anda menjadi duta merek? Berikut adalah beberapa tips cara menjadi brand ambassador.

1. DiKenal positif

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya, seorang brand ambassador akan menjadi ikon atau wajah dari sebuah brand, maka tidak heran jika sebuah brand atau bisnis biasanya mencari seseorang yang memiliki sikap positif. Jika Anda ingin menjadi duta merek, mulailah dengan melakukan hal-hal positif.

Sebenarnya ada beberapa orang yang sudah berhasil menjadi brand ambassador namun memiliki sikap yang dianggap “nakal” dalam kutipan, namun hal ini biasa terjadi pada produk yang cukup matang, seperti rokok, alkohol, dll, dan tentunya ada sangat sedikit produk seperti ini.

2. Profesionalisme

Perusahaan Anda tidak boleh mempekerjakan duta merek pihak ketiga secara langsung. Namun, itu memiliki dampak besar pada persepsi perusahaan Anda.

Anda pasti menginginkan seseorang yang dapat dipercaya, terbuka untuk umpan balik, memiliki tingkat perilaku yang tinggi untuk diri mereka sendiri dan jauh dari skandal yang dapat merugikan bisnis. Ini termasuk baik secara langsung maupun online.

3. Dikenal Karena Prestasi

Jika Anda berniat menjadi duta merek, syarat pertama yang harus Anda miliki adalah agar audiens mengetahui bahwa Anda adalah orang yang berprestasi. Tanpa itu, akan sangat sulit bagi perusahaan untuk mempekerjakan Anda sebagai brand ambassador.

Mulailah mencari bidang yang Anda sukai dan tunjukkan prestasi Anda di sana. Seiring waktu Anda akan dikenal oleh audiens dan akhirnya seseorang akan menawarkan Anda untuk menjadi duta merek.

4. Bisa Berkompromi

Penunjukan seseorang sebagai brand ambassador tentunya memiliki alasan, perusahaan pasti menginginkan produk yang dijualnya lebih mudah dikenal masyarakat. Artinya, Anda akan diberikan beberapa syarat dan ketentuan yang harus Anda penuhi untuk menjadi brand ambassador, meskipun hal ini bertentangan dengan cita-cita Anda.

Posisi komitmen akan memudahkan Anda untuk mewakili semangat merek atau produk yang akan Anda wakili.

5. Fleksibilitas

Pemasaran duta merek membutuhkan kecerdikan untuk berhasil. Ini akan memandu arah pesan seseorang melalui pesan merek dan poin pembicaraan.

Namun, suara unik Anda dan kemauan untuk berbicara dengan kebutuhan setiap orang yang Anda temui adalah yang membuat pesan Anda berhasil untuk target pasar Anda.

Bergantung pada jenis aktivitas yang dilakukan duta merek Anda (acara langsung, tim jalanan, pemasaran gerilya, dll.), mereka harus kreatif untuk menghadapi tantangan yang muncul di sepanjang jalan. Duta merek Anda harus terbuka terhadap umpan balik yang membangun, mencoba strategi baru, dan mengevaluasi kembali apa yang berhasil dan yang tidak.

6. Rekam Jejak Yang Baik

Poin ketiga ini masih berkaitan dengan poin kedua, yaitu memiliki sikap positif agar Anda juga memiliki rekam jejak yang baik. Apalagi di era digital seperti sekarang ini, di mana apa yang Anda tulis 5 tahun lalu bisa menjadi masalah di masa depan. Ada banyak artis baru yang mendapat masalah hanya karena tweet media sosial selama beberapa dekade terakhir.

Mulailah membuat kencan yang baik. Jika Anda pernah menjadi orang yang biasa berkata kasar di media sosial atau media digital lainnya, Anda harus menghapusnya terlebih dahulu agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

7. Originalitas

Studi tahun 2016 ini mensurvei 2.000 konsumen berusia antara 20 dan 39 tahun. Temuan penting adalah bahwa konsumen bosan menjadi sasaran iklan korporat di media sosial.

56 persen orang mengaku mengurangi atau menghilangkan media sosial sepenuhnya hanya untuk menghindari paparan iklan berbayar dalam jumlah besar.

Menggunakan duta merek bukanlah teknik penjualan tradisional. Mereka harus benar-benar menghargai produk atau layanan Anda. Perasaan ini akan datang secara alami ketika Anda membaginya dengan orang lain.

Jika orang yang Anda pilih tidak jujur ​​atau merekomendasikan sesuatu yang tidak mereka percayai, ini akan menjadi masalah bagi bisnis Anda. Hal ini terutama berlaku dengan duta merek di media sosial yang terhubung dengan jaringan mereka.

8. Terus Berkarya

Kamu punya passion di bidang apa? Apakah itu musik, tulisan, atau teknologi? Terlibat dalam bidang Anda, terus maju, dan menginspirasi banyak orang. Jika iya, bukan tidak mungkin suatu saat bisa ditunjuk sebagai brand ambassador untuk sebuah produk yang relevan dengan industri Anda.

 

Setelah membaca artikel kami kali ini, apakah Anda tertarik cara menjadi brand ambassador? Mimpi ini tentu tidak mudah, namun jika Anda adalah orang yang kreatif, suka bekerja dan juga memiliki kehidupan yang positif, bukan tidak mungkin untuk mencapainya suatu saat nanti. Jangan lupa terus berkarya…

 

About administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published.